Minggu, 09 September 2012

KELUARGA

keluargaku terdiri dari papa mama masku dan aku sendiri.

aku sangat berbeda sekali dengan ibuku, dari segi kepribadian kesukaan pemikiran.. aku tipe orang yang pendiam, tidak terlalu suka ngomong banyak hal2 yang sekiranya ga penting, kaku, susah berbaur dengan orang asing, anak rumahan yang ga terlalu suka main. sedangkan ibuku tipe orang yang rame, grapyak, gampang akrab sama orang, suka jalan-jalan. we are totally different. dari segi pemikiranpun berbeda, aku inginnya ke kiri ibuku inginnya ke kanan. jadi karena itulah ga jarang kami ribut karena memang kami berbeda. tapi aku ga pernah brani untuk melanggar keputusan atau perintah ibuku walaupun itu ga sejalan denganku....

karena ibuku dulunya adalah wanita carier, aku ga terlalu deket sama beliau... aku lebih suka menyimpan masalahku sendiri daripada harus menceritakan ke keluargaku termasuk orangtuaku.... oleh karena itulah mreka suka sekali mengorek ngorek infromasi tentangku ke orang lain. hahaha...

aku dulu di asuh pembantu dari kecil, karna itulah sampai skrg aku ga mrasa aneh atau keberatan kalau harus tidur dengan pembantu.. karena aku ga pernah nganggap mreka sebagai pembantu.... bahkan aku dulu lebih dekat dengan para mbak dan ibu yang ngasuh aku daripada sm orangtuaku. hehee... cara kami bicarapun ga seperti pekerja dengan majikannya, tapi sepert teman biasa saja.... mreka juga begitu.. aku di marahin mreka juga sering sampai skrg.. justru aku yang ga pernah marah2. wkwkkk...

papaku adalah orang yang paling aku kagumu di dunia ini setelah nabi besar Muhammad SAW. karna papaku itu sama banget sm aku.. hehe... kaku, pendiam, trs pemikirnanya lebih demokratis. Beliau selalu jadi contoh dan panutanku...

walaupun hanya 2 bersaudara tapi aku dan masku ga terlalu dekat, ya karena kami sama2 kaku, sama2 ga suka main, beda genre, dan lumayan terpaut umur yang jauh...

betapa Allah maha besar ya.. menciptakan berbagai perbedaan dalam suatu kesatuan. seperti Allah mendatangkan sinar matahari setelah hujan sehingga tercipta tanaman yang subur.

2 komentar:

  1. woo ini to blog nya..aku komen ya,biar ga sepi

    such a nice story, ga bisa dipungkiri bahwa perbedaan di dalam keluarga itu wajar,begitu pula di dalam keluargaku,yang terpenting sekarang disyukuri aja semua yang kita dapet,dan berbakti sama Bapak/mama(panggilan di dalam keluargaku) sampai akhir hayat nanti

    semangat lin.., :)

    BalasHapus
  2. hehehee.... oyi oyii tama...
    makasi yaah :)

    BalasHapus